OT Car Accessories - шаблон joomla Авто

Foto/

MAP/

Standard Tabung Pemadam Offroader dalam Adventure dan Kompetisi

IOF Aceh - Tabung pemadam kebakaran atau yang lebih dikenal dengan fire extinguisher atau racun api adalah salah satu alat keselamatan bagi para offroader yang wajib tersedia. Namun masih banyak diantara para offroder  yang masih kurang menyadari akan fungsi vital racun api dimana bahaya akibat kornsleting kabel, terbaliknya kendaraan yang bisa mengakibatkan kendaraan offroader terbakar yang bisa terjadi kapan saja. Apa dan bagaimana seluk beluk racun api? para offroader baiknya mengenal lebih dekat tentang racun api sebagai berikut.

Beberapa hal yang perlu kita ketahui tentang tabung pemadam atau racun api :

1. Racun api adalah termasuk ke dalam kategori alat pemadam api ringan (APAR)

Artinya racun api hanya dapat digunakan untuk mengatasi kebakaran tingkat ringan. Kebakaran yang telah meluas area nya dan telah menjadi kobaran api besar hanya bisa dipadamkan dengan bantuan Dinas Pemadam Kebakaran. Namun demikian, penanganan pertama terhadap kobaran api yang terjadi dengan racun api adalah salah satu kunci pencegahan bahaya kebakaran dengan memadamkan sumber api sebelum meluas dan menjadi besar.

 

2. Racun api terdiri dari beberapa tipe atau jenis:

Racun api jenis Air (Water Fire Extinguisher)

Racun api jenis Tepung Kimia (Dry Chemical Powder)

Racun api jenis Busa (Foam Liquid AFFF)

Racun api jenis CO2 (Carbon Dioxide)

Racun api jenis Hallon (Thermatic Halotron)

 

3. Racun api memiliki masa kadaluarsa (expired) 

Biasanya masa kadaluarsa sebuah racun api adalah satu tahun dari tanggal pengisian racun api. Jika telah melewati masa kadaluarsa, maka racun api akan membeku dan tak bisa digunakan. Namun saat ini ada juga jenis racun api yang konon tidak mempunyai batas waktu atau masa kadaluarsa. Bagi para offroder perlu selalu melihat masa kadaluarsa sehingga dalam scrutenering akan aman / lewat scrut. 

 

4. Racun api bersifat sekali pakai

Jika racun api sudah pernah dibuka dan digunakan, maka racun api tersebut sudah tidak bisa digunakan lagi meskipun isi nya masih ada terutama racun api jenis busa (foam liquid). Untuk dapat digunakan kembali, maka racun api harus di isi ulang di tempat pengisian tabung pemadam atau racun api.

 

5. Racun api jenis CO2 atau karbon dioksida tidak bisa digunakan dalam ruang tertutup karena bisa menyebabkan orang yang menggunakannya kehabisan oksigen.

Ciri khusus yang membedakan alat pemadam api CO2 dengan alat pemadam lainya adalah adanya corong plastik yang lebar.

 

Cara penggunaan racun api :

1. Tarik pin yang terdapat pada bagian atas tabung racun api. Pin tersebut akan melepaskan sistem penguncian sehingga dapat mengeluarkan racun api untuk memadamkan api.

2. Arahkan tabung racun api tersebut ke sumber api.

3. Tekan tuas pemadam secara perlahan-lahan. Jika tuas anda lepaskan, maka racun api akan berhenti disemburkan.

4. Arahkan racun api dengan gerakan menyapu, yaitu dari satu sisi ke sisi yang lain sampai api benar-benar padam. Semburkan racun api dari jarak yang aman. Bacalah terlebih dahulu petunjuk yang terdapat di tabung racun api. Masing-masing tipe  atau jenis racun api  menganjurkan jarak aman yang berbeda..

 

Sangat disarankan untuk menempatkan tabung pemadam atau racun api di tempat yang aman dan mudah dijangkau bila terjadi kebakaran. Para Offroader juga baiknya menggunakan 1 unit tabung pemadam dengan Kapasitas 2 Kg (bukan kelipatan manjadi 2 Kg) sedangkan bagi team recue harus memiliki 2 unit tabung dengan kapasitas 2kg (bukan kelipatan menjadi 2 kg) sehingga memiliki daya dan isi lebih banyak. Semoga bermanfaat, 

Last modified on Tuesday, 03 May 2016 13:04
Bawah Page