OT Car Accessories - шаблон joomla Авто

Foto/

MAP/

Penggunaan Baut yang Benar Pada Bumper

IOF Aceh - Penggunaan Baut Baja pada Bumper merupakan salah satu aspek Untuk meningkatkan safety dan kekuatan terhadap beban tarik Winch dan beban tarik momentum pada kendaraan offroad adventure, konstruksi Chassis dan dudukan bumper kendaraan harus diperkuat (reinforce).

 

Untuk Penggunaan baut 17 (M12) baiknya digunakan untuk kapasitas kendaraan dengan berat < 2 Ton (Jimny, Trooper, Taft, Vitara,.... ) dan sebelum dilakukan pemasangan baut pada Chassis kendaraan dibawah 2 ton tersebut sebaiknya di reinforce terlebih dahulu agar dudukan bumper bisa lebih maksimal kekuatannya.

Kenapa harus baut 17 yang digunakan,karena bobot kendaraan adventure lebih berat daripada bobot kendaraan standard, diameter baut lebih proporsional terhadap Space yang ada pada Chassis 

Jimny Chassis

Jimny Chassis

Adapun baut 19 (M14) untuk kendaraan dengan bobot  >2 ton/ Double Cabin  (Hilux, Triton/Strada, d Max, Land  Cruiser VX, Land Rover,Cherokee, Fj40, Nissan Dll) dipegaruhi oleh Tonase Bobot kendaraan lebih besar, Konstruksi Pemasangan yang Benar pada sasis serta kualitas dan Ukuran baut yang tepat. dapat menghasilkan dudukan bumper yang kuat.

Chassis Toyota Hilux D Cabin

Baut sebagai penopang Bumper di Chassis tersebut tidak akan berfungsi dengan maksimal apabila Proses pemasangan dan pengelasan konstruksi (Chassis,  Bumper, tumpuan Dudukan Winch) kurang baik, sehingga mempengaruhi kekuatan dan daya tahan hentakan serta beban tarik pada Bumper.

Untuk menjaga kekuatan di dudukan bumper pada bagian Chassis dari efek hentakan momentum, wajib menambahkan Pipa Selongsong (dengan Ketebalan Pipa minimal 3 mm /sch 40) dengan diameter pipa 1/4 s/d 1/2 Inchi diantara rongga Chassis ungkap Miqo Team Scrutineering IOF Aceh.

Diharapkan para Offroader sebelum melakukan kegiatan adventure/Kompetisi dapat mempersiapkan konstruksi dudukan Bumper yang kokoh dan pemasangan baut yang tepat, sehingga membuat Bumper sebagai tumpuan tarik dari kendaraan menjadi lebih kuat disaat kendaraan terjebak dalam lumpur atau track yang terjal dan harus melakukan winching tanpa kendala kerusakan pada dudukan bumper.

 

J.Aramiko Munthe (Miqo JP)/C.283

Scrutineering IOF Aceh

01.08.01.002 

 

 

Last modified on Monday, 18 April 2016 16:19
Bawah Page