OT Car Accessories - шаблон joomla Авто

Foto/

MAP/

3 Cara Efektif Mengisi Daya Aki

iofaceh.com - Aki mobil akan tetap terisi dayanya dengan memanfaatkan kekuatan ekstra mesin mobil dan sebagian besar dapat berfungsi untuk setidaknya selama lima tahun tanpa perlu diganti atau diisi ulang.[1] Namun bahkan aki mobil terbaikpun akan kehabisan daya pada akhirnya—atau kehilangan daya mereka secara prematur saat Anda meninggalkan lampu Anda menyala terlalu lama. Hal ini dapat menjadi suatu ketidaknyamanan yang besar. Untungnya, aki mobil Anda dapat diisi ulang tanpa terlalu banyak usaha.

Metode 1 dari 3: Persiapan untuk Mengisi Daya

1
Tentukan jenis aki apa yang Anda miliki. 
Hal ini akan menentukan jenis pengisi daya yang akan Anda gunakan. Anda biasanya dapat menemukan jenisnya tertulis pada akinya, namun Anda mungkin perlu memeriksa situs web produsennya. Cari tahu juga tentang tegangan akinya dengan melihat pada aki atau di dalam petunjuk pemilik kendaraan Anda. Jenis-jenis aki meliputi:
  • Aki Bebas Pemeliharaan
  • Aki Basah (yang diisi)
  • Aki AGM (absorbed glass mat)
  • Aki Gel
  • Aki VRLA (valve regulated lead acid)

2
Dapatkan sebuah pengisi daya aki mobil. 
Pilihlah pengisi daya yang sesuai dengan aki dan tujuannya. Kebanyakan pengisi daya akan berfungsi untuk semua jenis aki kecuali aki Gel. Terdapat pengisi daya yang cepat dan juga pengisi daya "beraliran kecil" yang melakukan pengisian daya secara lambat namun lebih tahan lama. Gunakan pengisi daya digital yang lebih baru, yang menggunakan sebuah mikroprosesor, guna memantau berapa banyak aki tersebut telah terisi dan menghentikan proses secara otomatis saat akinya telah terisi penuh. Pengisi daya yang lebih lama dan lebih sederhana harus dihentikan secara manual untuk mencegah pengisian berlebihan yang berbahaya.
  • Bacalah panduan penggunaan pengisi daya untuk memastikan bahwa Anda menggunakan unit yang Anda miliki secara benar.

3
Jika dibutuhkan, keluarkan aki tersebut dari kendaraan Anda. 
Seringkali Anda akan dapat mengisi aki tersebut tanpa harus mengeluarkannya. Jika Anda tidak yakin, matikan semua aksesori di mobil Anda dan selalu pertama-tama lepaskan terminal groundnya.[2]
 
4
Bersihkan terminal-terminal akinya. 
Gunakan soda kue dan sebuah kain basah atau kertas ampelas untuk menghapus kotoran atau karat. Anda akan membersihkan dengan sebersih-bersihnya sehingga tidak ada yang menghalangi penjepit-penjepit kabelnya.
  • Jangan menyentuh terminal secara langsung, terutama jika terdapat bubuk berwarna putih menempel. Bubuk ini biasanya adalah asam sulfat kering dan dapat membakar kulit jika Anda menyentuhnya.

5
Secara tepat, posisikan pengisi daya aki. 
Tempatkan pengisi daya di bawah, sejauh-jauhnya dari aki sejauh kabelnya memungkinkan. Jangan pernah menempatkan pengisi daya dan aki di atas satu sama lainnya. Anda sebaiknya bekerja di tempat yang berventilasi baik.
 
 
6
Jika dibutuhkan, tambahkan air suling ke dalam masing-masing sel aki Anda.
Hanya lakukan hal ini jika petunjuk produsen mensyaratkannya dan ikuti petunjuknya dengan berhati-hati.
 
 
7
Lepaskan tutup-tutup sel aki. 
Beberapa jenis aki memiliki tutup, pada bagian atas aki atau di bawah garis kuning, yang harus dilepaskan untuk memungkinkan gas yang terbentuk selama pengisian daya terlepas.
 
Metode 2 dari 3: Pengisian Daya Aki
 
 
1
Tancapkan pengisi daya ke stopkontak listrik. 
Pastikan itu adalah stopkontak yang terhubung ke ground secara benar atau Anda berisiko mengalami kebakaran akibat masalah kelistrikan.
 
 
2
Tempatkan penjepit-penjepitnya ke dudukan terminal aki yang sesuai.
Penjepit positif biasanya berwarna merah dan menempel ke dudukan positif dengan tanda plus (+). Penjepit lainnya biasanya berwarna hitam dan menempel ke dudukan  negatif dengan tanda minus (-). Pastikan penjepit-penjepitnya tidak saling menyentuh satu sama lainnya atau dengan logam longgar lain pada aki atau di daerah sekitarnya.
 
 
3
Nyalakan pengisi daya dan atur tegangannya ke jumlah yang Anda butuhkan.
Periksa aki atau petunjuk kendaraanmu untuk mengetahui berapa besar voltase yang sesuai. Mulailah mengisi dayanya.
 
 
 
4
Perhatian akinya selama beberapa menit untuk memastikan tidak ada hal buruk yang terjadi. 
Perhatikan akan adanya percikan atau asap, atau cairan yang bocor. Jika semuanya tampak dalam keadaan baik, seharusnya pengisian daya telah dilakukan dengan benar.
 
 
5
Biarkan aki tersebut dalam waktu yang cukup lama untuk mengisi, mungkin semalaman. 
Beberapa pengisi daya dapat melakukannya dalam waktu yang jauh lebih singkat, namun untuk memastikan pengisian yang stabil dan tahan lama, gunakan pengisi daya aliran kecil dan biarkan selama beberapa saat.
 
 
6
Kembali dan periksa muatannya. 
Jika pengisi daya Anda menunjukkan bahwa aki tersebut telah 100% terisi atau terbaca kurang dari satu ampere, maka pengisiannya telah selesai
 
7
Cabutlah pertama-tama, pengisi daya dari stopkontak listrik, kemudian lepaskan penjepitnya. 
Pasangkan penutupnya dan kembalikan aki ke dalam kendaraan Anda jika dibutuhkan.
 
Metode 3 dari 3: Memancing Aki Mobil Anda dalam Keadaan Darurat
 
1
 
Bacalah lebih lanjut tentang bagaimana cara memancing aki mobil Anda dengan menggunakan kendaraan lain.
Jika aki Anda mati dan Anda tidak bisa mendapatkan pengisi daya, Anda dapat menggunakan kendaraan lain untuk memberikan dorongan pada mobil Anda agar dapat menyala kembali.
 
  • PERINGATAN
  • Aki mengandung asam. Jangan membelahnya atau meninggalkannya di bawah sinar matahari.
  • Hindari menyentuh konduktor logam tanpa semacam pelindung non-konduktif pada tangan Anda.
  • Pastikan penjepit terhubung ke polaritas yang benar: merah ke positif (+), hitam ke negatif (-).
 id.wikihow.com
 
Last modified on Friday, 13 November 2015 01:18
Bawah Page