OT Car Accessories - шаблон joomla Авто

Foto/

MAP/

Mengenal Gardan Semi dan Full Floating

IOFACEH – Bagi penggemar Jip, gardan sudah barang tentu merupakan yang lazim diperbincangkan. Mulai dari jenis gardan, komponen di dalamnya hingga aksesoris yang dibutuhkan seperti locker, breather dan juga beragam pilihan rasio final gir.

Gardan adalah peranti yang penting karena peranti inilah yang mendistribusikantenaga dari mesin yang kemudian tersalurkan pada keempat roda. Gardan adalah merupakan poros tempat bertautnya roda pada sebuah kenderaan.

Di pasaran terdapat beragam jenis deferensiial (gardan), namun pada kesempatan ini kita akan mencoba memfokuskan bahasan pada jenis gardan dan solid. Sebab garadan inilah yang pertama kali diciptakan dan sampai detik ini masih tetap dipergunakan.

Coba saja tengoh garadan di Jeep JK Wrangler, Land Rover Defender atau Land Cruiser 70 series keluaran terbaru, semua masih pakai gardan solid sebadai andalannya.


Pada gardan solid, dikenal dua macam tipe yakni semi floating dan full floating. Gardan full floating lazim dijumpai pada gardan depan, sedangkan gardan bagian belakang kebanyakan menggunakan gardan semi floating.

Namun demikian tak terdapat pula kenderaan yang menggunakan gardan full floating pada gardan belakangnya. Secara fisik penampilan gardan belakang full floating identic dengan hub yang menonjol seperti halnya yang terdapat pada roda depan.

Dinamika full floating lantaran di luar rumah gardan (housing). “Kontruksi tersebut yang menyebabkan as roda tidak terbebani oleh bobot kenderaan, sehingga dikatakan sepenuhnya mengambang. Sehingga kemudian disebut sebagai full floating. Tugas as roda hanya memutar roda saja,” tutur Dwiko salah seorang pekerja bengkel yang akrab dengan Land Rover.

Tak heran full floating memiliki kemampuan menahan beban lebih kuat daripada gardan semi floating. “Kerana kenderaan untuk medan berat seperti truk atau traktor menggunakan gardan full floating masing-masing sisi memiliki dua bearing yang terpasang pada rumah gardan dan spindle.

Sedangkan pada desain gardan semi floating, as roda mengingat roda secara langsung sehingga bobot kenderaan tersebut terdistibusi langsung ke as roda. “Pada ujung rumah gardan masing-masing terdapat bearing yang menjadi tumpuan as roda, sehingga pada semi floating axle, as roda berfungsi langsung sebagai pemutar roda sekaligus menahan bobot kenderaan,’ tutur F Nadjib A.S dari D2 Motorsport Depok. “Desain ini lebih cocok digunakan pada kenderaan dengan bobot ringan hingga menengah,” sambungnya.

 

 

 

 

Pluas Minus

Jika mengharapkan kekuatan pilihan jatuh pada gardan full floating/floater. Keunggulan lain dari gardan ini, apabila terjadi kerusakan pada as roda atau as roda patah, reparasi tidak terlalu membuka keseluruhan. Kenderaan pun masih tetap bisa dijalankan karena as roda tak sampai keluar meskipun patah.

 

Namun demikian, gardan full floating memiliki kelemahan yakni konstruksinya lebih rumit dibandingkan semi floating dan juga harganya relative lebih mahal.

Sementara walaupun gardan semi floating tidak sekokoh full floating exle, namun konstruksinya lebih sederhana dan juga harganya lebih murah. Untuk pemakaian dengan beban normal (tidak ekstrem) gardan semi floating sudah mencukupi dan juga kuat.

 

Three Quarter Floating Axle

Masih terdapat satu tipe gardan solid lagi yang dikenal sebagai Three Quarter Floating Axle. Gardan ini merupakan jenis gardan perintis dan sekarang sudah snagat jarang dipergunakan. Bukan perkara gampang untuk mendapatkannya pada kenderaan modern. Tipe gardan ini banyak dipergunakan pada era tahun 20 hingga 30-an.

Berbeda mencolok dari tipe gardan ini terletak pada letak bearing rodanya yang ditempatkan di luar rumah gardan. Supaya as rodanya tidak keluar, maka pada ujung as roda bagian luar diikat dengan sebuah mur besa (center bolt). Tipe gardan ini ditinggalkan lantara tidak praktis dan kurang kokoh.

 

One Piece dan Two Pieces

 

Bagi pengguna Willys CJ3B atau AMC CJ-7 pasti tidak asing dengan sebutan gardan Two Pieces axle. Sejatinya gardan belakang yang dipergunakan jil Amerika ini tergolong sebagai semi floating axle, namun lantaran axle hubnya terpisah dari as roda.

Disisi lainnya terdapat tipe lain yang dikenal One Piece axle atau yang dikenal luas sebagai as paying. Tipe ini diklaim lebih kuat dan juga lebih sederhana dibandingkan tipe Two Pieces axle.

Sehingga tak sedikit pemilik CJ-7 khususnya yang menggantikan as rodanya dengan tipe one piece lansiran produk aftermarket, seperti Superior, Summer Brother dan beberapa lainnya. Kini tak banyak pabrikan kenderaan menggunakan two piece axle kaena alasan tersebut.

Land rover sender menggunakan jenis gardan full floating model two piece. Ciri khasnya terdapat pada nap roda belakangnya yang bisa dilepas.

 

Sumber Majalah JIP

Bawah Page